Gianluigi Buffon vs Cristiano Ronaldo

Gianluigi Buffon vs Cristiano Ronaldo akan bertatap muka dalam pertandingan di Cardiff pada hari Sabtu malam dan pertandingan antara dua bintang eropa yang bersaing untuk meraih Ballon d’Or gelar yang terbesar dalam klub sepakbola.

Gianluigi Buffon vs Cristiano Ronaldo

Dalam kubu Juventus, Gianluigi Buffon adalah sebuah sosok yang tinggi di benua eropa selama hampir dua dekade dan seorang pria yang diputuskan oleh dunia bahwa dia harus diberi hadiah Ballon d’Or sebagai jasanya dalam dunia sepakbola seandainya Juventus memenangkan Liga Champions.

Keinginan ini tidak muncul dua tahun lalu ketika Si Nyonya Tua kalah dari Barcelona di Berlin, namun dengan masa pensiun sang kiper sekarang membuat hal ini terasa menjadi kesempatan terakhir untuknya mendapatkan penghargaan tersebut dengan kemampuannya. Memang sedikit disayangkan bahwa, meskipun baru masuk bulan Juni, pemenang dalam pertandingan ini akan mendapatkan penghargaan bergengsi.

Gianluigi Buffon kiper timnas Italia akan meraih gelar ketiga musim ini jika dapat mengatasi Real Madrid dan apakah Cristiano Ronaldo yang memiliki beberapa Ballon d’Or akan dapat mempertahankannya?

Penghargaan dari gelar Liga Champions dan keberhasilan mempertahankan gelar La Liga adalah pikiran dari pemain sayap ini, begitu juga Lionel Messi.

Kemenangan di Eropa dan Ballon d’Or bagi Ronaldo pada pertandingan nanti akan menjadi yang keempat dan kelima, dan akan sesuai dengan penghitungan pribadi maestro Barcelona.

Prospek generasi masa depan yang didengar tidak hanya bagaimana Ronaldo setara dengan Messi, akan tetapi mungkin lebih besar lagi dalam hal ini, tidak dapat diremehkan sebagai faktor motivasi.

Siapa yang akan meragukan bintang Los Blancos? Lima gol dalam empat pertandigan melawan Buffon, lima gol di perempat final tahun ini, dan tiga di semifinal membuat pertandingan menjadi mengesankan.

Sementara itu, Zidane mengatakan bahwa tidak ada tekanan untuk Real Madrid mempertahankan gelar Liga Champions. Pelatih Real Madrid asal Prancis tersebut mengatakan, pertandingan terakhir musim ini pada hari Sabtu antara timnya terhadap Juventus adalah pertandingan dengan perbandingan 50:50.

Real Madrid tidak merasakan tekanan tambahan karena mereka berusaha mempertahankan Liga Champions untuk pertama kalinya di era modern, kata Zinedine Zidane.

Mantan Galactico Zidane menghidupkan kembali kekayaan Madrid setelah menggantikan Rafael Benitez musim lalu, membawa Real Madrid meraih gelar Liga Champions ke 11 di Milan dan memenangkan La Liga musim ini sejak gelar yang diraih terakhir kali pada musim 2011/2012.

Juventus menanti di Cardiff tahun ini dalam pertandingan antara juara bertahan liga domestik klub Italia dan Spanyol. Gianluigi Buffon, Massimiliano Allegri dan Dani Alves masing-masing menetapkan Real Madrid sebagai tim favorit saat menghadapi media pada hari Jumat, namun Zidane tidak percaya dan dia menganggap kedua belah pihak bisa dianggap dominan.

“Tidak ada tekanan,” kata Zidane dalam sebuah konferensi pers. “Saya pikir Real Madrid tahu bagaimana menghadapi tekanan. “Kami selalu hidup di bawah tekanan ini, saya pernah melihatnya sebagai pemain dan saya juga pernah melihatnya sebagai pelatih.

“Anda tahu bagaimana klub ini dan Anda tahu bahwa semua orang mengatakan kami adalah tim favorit, tapi bagi saya tidak ada yang favorit dalam sepak bola. Di akhir tidak ada favorit, dalam satu pertandingan banyak hal yang bisa terjadi.

“Benar-benar dalam jangka waktu yang panjang kami bukan tim favorit, Juventus juga bukanlah tim favorit. Pertandingan ini imbang 50-50.

“Kita di sini akan berusaha melakukan segala kemungkinan untuk menang.”

Zidane berada di sisi yang kalah saat Juventus dan Real Madrid bertemu di final Liga Champions tahun 1998 saat Predrag Mijatovic meraih kemenangan 1-0 untuk Los Blancos.

Sekarang dia ingin mengulangnya untuk Bianconeri, Zidane yakin tim asuhan Allegri mungkin termasuk di antara tim terbesar Juventus.

Dia berkata: “Mereka mungkin khawatir dengan keseluruhan tim kita dan itu sama bagi kita.

“Juventus bukan hanya pertahanannya yang bagus, mereka juga bermain dengan baik dalam penyerangan.

“Terutama sekarang, karena Juventus selalu memiliki tim yang sangat bagus, tapi sekarang saya tidak tahu tentang tim terbaik yang pernah ada tapi mereka memiliki pemain penyerang yang sangat bagus.”