Nama Terence Kongolo mulai mencuat dalam bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Bek berpengalaman asal Belanda itu dikabarkan masuk dalam radar Persib Bandung, seiring kebutuhan Maung Bandung untuk memperkuat sektor pertahanan menjelang fase krusial musim ini.
Situasi pasar transfer saat ini dinilai cukup ideal bagi Persib untuk bergerak. Kongolo berstatus tanpa klub setelah berpisah dengan NAC Breda pada awal Januari 2026. Kondisi tersebut membuat proses negosiasi lebih terbuka, baik dari sisi kontrak maupun finansial, sehingga peluang Persib untuk merekrutnya semakin realistis.
Sebelumnya, Persib Bandung juga sempat dikaitkan dengan bek kiri asal Prancis Layvin Kurzawaย yang menandakan keseriusan manajemen dalam memburu pemain bertahan berpengalaman pada bursa transfer kali ini.
Di sisi lain, Persib tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi pemain belakang. Kepergian Hamra dan Rezaldi Hehanusa meninggalkan celah yang perlu segera diisi. Kebutuhan ini semakin mendesak mengingat Persib tidak hanya memburu gelar liga, tetapi juga bersiap menghadapi persaingan ketat di babak 16 besar AFC Champions League Two.
Pengalaman Terence Kongolo

Terence Kongolo lahir di Fribourg, Swiss, pada 14 Februari 1994 dan memegang kewarganegaraan Belanda. Pada usia 31 tahun, ia memiliki postur ideal sebagai pemain bertahan dengan tinggi badan 188 cm, serta keunggulan utama berupa kemampuan bermain di lebih dari satu posisi, yakni bek tengah dan bek kiri.
Perjalanan karier profesionalnya dimulai di akademi Feyenoord, tempat Kongolo berkembang hingga menembus tim utama. Bersama klub raksasa Eredivisie tersebut, ia mencatatkan 106 penampilan, sebelum melanjutkan karier ke level yang lebih kompetitif di Eropa. Namanya sempat menghiasi kompetisi Ligue 1 bersama AS Monaco, serta merasakan ketatnya Liga Inggris bersama Huddersfield Town dan Fulham. Baca jugaย Intip Jadwal Lengkap Persib Bandung di Liga BRI Super League Mulai Tahun 2025-2026 hanya di bacaberitabola.com!
Pengalaman panjang di berbagai liga top Eropa menjadi nilai jual utama Kongolo. Ia terbiasa menghadapi tekanan tinggi, tempo cepat, serta tuntutan taktik yang disiplin, hal yang sangat dibutuhkan Persib dalam perburuan prestasi domestik dan Asia.
Di level internasional, Kongolo juga memiliki catatan yang patut diperhitungkan. Ia membela Timnas Belanda sejak kelompok usia U-15 hingga tim senior. Bahkan, namanya pernah masuk dalam skuad Oranje pada Piala Dunia 2014, dengan total empat penampilan internasional hingga tahun 2018.
Meski demikian, faktor kebugaran menjadi aspek yang tak bisa diabaikan. Kongolo tercatat beberapa kali mengalami cedera serius sepanjang kariernya. Cedera kaki pada Februari 2020 membuatnya harus menepi cukup lama, disusul operasi lutut pada 2021 dan beberapa masalah otot serta engkel di musim-musim berikutnya. Teranyar, ia sempat mengalami cedera otot pada awal musim 2025/2026, meski durasinya relatif singkat.
Pertimbangan Persib Bandung
Daya tarik lain dari rumor ini adalah potensi kecocokan dengan pemain Persib saat ini, khususnya Thom Haye. Keduanya memiliki latar belakang yang sama di Timnas Belanda kelompok usia muda dan pernah bermain bersama saat menjuarai Euro U-17 2011. Hubungan tersebut dinilai bisa membantu proses adaptasi Kongolo jika benar-benar merapat ke Bandung.
Bagi Persib Bandung, perekrutan Terence Kongolo dapat menjadi langkah strategis sekaligus penuh perhitungan. Hal ini juga membuat Bek Persib Bandung, Alfeandra Dewangga Optimis Juara Super League Tiga Kali Beruntun di Tahun 2026 setelah posisi bertahan dibelakang sudah kumplit. Di satu sisi, ia menawarkan pengalaman, kedewasaan bermain, dan fleksibilitas posisi. Di sisi lain, manajemen tentu harus mempertimbangkan riwayat cedera sebelum mengambil keputusan final.
Dengan status bebas transfer dan kebutuhan tim yang semakin jelas, nama Terence Kongolo kini menjadi salah satu opsi paling menarik bagi Persib Bandung. Jika negosiasi berjalan lancar, kehadirannya berpotensi memperkuat lini belakang Maung Bandung dalam upaya bersaing di Liga 1 2026 dan kompetisi Asia.












