Real Madrid Takluk 2-4 di Lisbon, Harus Jalani Babak Playoff Liga Champions
bacaberitabola.com – Real Madrid menelan kekalahan 2-4 dari Benfica di kandang Estadio da Luz, Lisbon, pada laga terakhir fase grup Liga Champions musim 2025/26. Kekalahan ini membuat Los Blancos gagal lolos otomatis ke babak 16 besar dan harus melalui babak playoff untuk tetap bertahan di kompetisi elit Eropa. Benfica, sebaliknya, berhasil mengamankan posisi playoff berkat performa agresif dan disiplin di seluruh 90 menit pertandingan.
Baca Juga:ย Michael Carrick Hanya Sekadar Interim, Ini 10 Kandidat Pelatih Permanen Manchester United Musim Depan!
Babak Pertama: Madrid Unggul, Benfica Balik Memimpin
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi dari kedua tim. Real Madrid langsung mengambil inisiatif menyerang, mengandalkan penguasaan bola dan serangan balik cepat untuk mengeksploitasi kelemahan lini belakang Benfica. Strategi ini membuahkan hasil ketika Kylian Mbappรฉ memanfaatkan umpan silang dari Raul Asencio dan menaklukkan kiper Anatoliy Trubin. Gol ini membuat Madrid unggul lebih dulu dan memberikan tekanan psikologis bagi tuan rumah.
Namun, Benfica segera membalas. Tuan rumah meningkatkan intensitas permainan dengan pressing tinggi, memaksa lini belakang Madrid melakukan kesalahan. Vangelis Pavlidis menyamakan skor dengan sundulan yang memanfaatkan celah di pertahanan Los Blancos. Tidak berhenti di situ, Andreas Schjelderup berhasil membalikkan skor menjadi 2-1 setelah memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah Benfica.
Madrid sempat mencoba mengontrol sisa babak pertama, namun tekanan tuan rumah membuat mereka kesulitan membangun serangan yang berbahaya. Benfica berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1, menegaskan dominasi mereka meski kalah dalam penguasaan bola.
Babak Kedua: Kejar-mengejar Gol dan Drama Kartu Merah

Memasuki babak kedua, Madrid mencoba bangkit dengan memperkuat lini tengah dan mengandalkan kreativitas Aurรฉlien Tchouamรฉniย dan Arda Gรผler ย untuk membuka ruang bagi Mbappรฉ dan Vinicius Junior. Strategi ini sempat berhasil ketika Mbappรฉ kembali mencetak gol, memanfaatkan serangan balik cepat untuk menyamakan skor menjadi 2-2. Momentum ini memberikan harapan bagi Los Blancos untuk mengendalikan permainan dan mengejar kemenangan.
Namun Benfica menunjukkan ketangguhan mereka. Tim tuan rumah tetap disiplin, memanfaatkan setiap kesalahan Madrid, dan berhasil menambah gol lagi, membuat skor berubah menjadi 3-2. Lini belakang Madrid yang rapuh semakin terlihat ketika Raul Asencio dan Rodrygo melakukan pelanggaran keras dan menerima kartu merah, membuat tim Spanyol kehilangan keseimbangan.
Menjelang akhir pertandingan, drama semakin memuncak. Dalam situasi unggul jumlah pemain, kiper Benfica, Anatoliy Trubin, bahkan mencetak gol penutup, memastikan kemenangan 4-2 bagi tuan rumah. Kekalahan ini menandai hasil mengecewakan bagi Madrid yang harus menghadapi babak playoff demi tetap bertahan di Liga Champions.
Formasi Kedua Tim
Real Madrid (4-3-3):
-
Thibaut Courtois (GK)
-
Federico Valverde (CM / kapten)
-
Raรบl Asencio (CB)
-
Dean Huijsen (CB)
-
รlvaro Carreras (LB)
-
Aurรฉlien Tchouamรฉni (CM)
-
Arda Gรผler (CM)
-
Jude Bellingham (CM)
-
Franco Mastantuono (RW)
-
Vinรญcius Jรบnior (LW)
-
Kylian Mbappรฉ (ST)
Benfica (4-2-3-1):
-
Anatoliy Trubin (GK)
-
Amar Dediฤ (RB)
-
Tomรกs Araรบjo (CB)
-
Nicolรกs Otamendi (CB โ kapten)
-
Samuel Dahl (LB)
-
Fredrik Aursnes (CM)
-
Leandro Barreiro (CM)
-
Gianluca Prestianni (RW)
-
Georgiy Sudakov (CAM)
-
Andreas Schjelderup (LW)
-
Vangelis Pavlidis (ST)
Highlight Pemain
-
Kylian Mbappรฉ (Madrid): Mencetak dua gol, menjadi satu-satunya ancaman lini depan Madrid yang konsisten.
-
Vangelis Pavlidis & Andreas Schjelderup (Benfica): Dua pemain kunci yang mengubah jalannya pertandingan dengan gol dan serangan balik cerdik.
-
Anatoliy Trubin (Benfica): Tidak hanya menjaga gawang, tetapi juga mencetak gol penutup yang memastikan kemenangan timnya.
-
Raul Asencio & Rodrygo (Madrid): Kartu merah membuat Los Blancos kehilangan momentum dan peluang untuk comeback.
Analisis Strategi
Real Madrid:
-
Fokus pada penguasaan bola dan serangan balik cepat. Strategi ini sempat efektif di awal, namun lini belakang yang rapuh membuat Madrid rentan terhadap serangan balik Benfica.
-
Kesalahan individu dan kartu merah membuat tim kehilangan kontrol di menit-menit krusial.
Benfica:
-
Mengandalkan pressing tinggi sejak awal untuk memaksa kesalahan lawan.
-
Serangan balik cepat dan efektif memanfaatkan ruang di lini belakang Los Blancos.
-
Pemain kunci seperti Schjelderup dan Pavlidis bekerja sama dengan disiplin untuk menekan Madrid sepanjang pertandingan.
Konsekuensi Kekalahan
Kekalahan ini menempatkan Real Madrid di posisi kesembilan grup, sehingga mereka harus melalui babak playoff untuk tetap bertahan di Liga Champions. Benfica mengamankan posisi playoff dan siap menghadapi fase lanjutan kompetisi.
Bagi Los Blancos, jalur menuju gelar musim ini menjadi lebih sulit. Disiplin, fokus pada pertahanan, dan efektivitas serangan akan menjadi kunci jika mereka ingin bertahan di kompetisi elit Eropa dan mengejar target musim ini.
Statistik Pertandingan
| Statistik | Real Madrid | Benfica |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Tembakan | 14 | 16 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 10 | 12 |
| Gol | 2 | 4 |
| Tendangan Sudut | 6 | 7 |
| Pelanggaran | 15 | 12 |
| Kartu Kuning | 2 | 1 |
| Kartu Merah | 2 | 0 |
| Offside | 3 | 2 |














